Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Tips Memilih dan Mengganti Oli Mobil yang Benar


Terkadang ada sebagian pemilik mobil yang bingung dan bertanya.Oli apa yang cocok untuk mobil A,mobil B? Padahal semua merk oli itu bagus.

Karena memang benar salah memilih oli atau jadwal yang salah bisa berakibat fatal pada mesin.Jika tidak sesuai prosedur yang benar lama kelamaan mesin bisa rusak bahkan kerusakan berat.

Berikut tips memilih dan mengganti oli mobil yang benar.

Sesuaikan kekentalannya
Biasanya ditandai dengan SAE,semakin besar nilai SAEnya maka oli memiliki kekentanlan yang tinggi.
Jangan sampai salah memilih oli,jika salah akan berakibat fatal pada mesin.

Mobil keluaran baru atau spec tinggi :

Untuk mobil keluaran baru kurang lebih umurnya masih 3 tahun maka anda harus memilih oli yang SAE nya rendah atau encer.Karena mesin mobil yang masih baru belum ada keausan yang berlebih sehingga jika memilih oli yang encer bisa menyebar dan melumasi seluruh bagian mesin dengan cepat.
Selain itu dengan oli yang encer mesin tidak akan terbebani sehingga bisa ngacir,tarikan enteng dan hemat BBM.

Untuk mobil sport dan super car juga sama karena bekerja dikecepatan yang tinggi dan rpm tinggi harus memerlukan oli yang encer sekalipun mobil keluaran lama.Karena sport car atau super car diperuntukkan memburu kecepatan tidak masalah kalaupun dikasih oli yang encer mesin jadi terdengar kasar yang penting kencang dan gak malu maluin.
Masak sport car lemot?.
Biasanya SAE yang dimulai dari angka 0 atau 5

Mobil tua atau di atas 10 tahun umurnya.
Dengan memilih SAE yang lebih tinggi maka mesin yang umurnya sudah tua dan aus akan terlumasi dengan baik oleh oli yang kental.

Dan tarikannya tetap enteng.
Ganti setiap 5 ribu kilometer atau 10 ribu kilometer untuk tipe oli tertentu.
Jika mobil jarang digunakan sebaiknya ganti secara rutin setiap 6 bulan.
Agar tidak terjadi endapan yang bisa merusak mesin.

Jangan tambahkan STP jika oli berkurang.Sebaiknya tambahkan oli yang merk dan SAEnya sama.

Ganti oli filter sekalian saat mengganti oli.
Karena kotoran akan tersaring di filter oli semakin sering diganti semakin baik.
Harganya yang murah tentunya tidak membenani anda.

Jangan sering ganti merk.Karena setiap merk  oli memiliki lapisan film sendiri – sendiri.

Apapun merknya yang penting olinya asli tidak oli palsu.
Jika anda memiliki tempat langganan sebaiknya jangan pindah-pindah tempat saat ganti oli.

Pilih merk yang sudah bersetifikasi seperti API,ACEA atau JASO sehingga terjamin kwalitasnya.

Jika anda sering malas ganti oli sebaiknya pilih yang full sintetik.
Karena oli sintetik lebih stabil bekerja pada suhu tinggi sehingga minim penguapan tidak cepat habis.Dapat mencegah terjadinya pengendapan seperti nglumpur.
Dan biasanya juga tahan sampai 10 ribu kilometer.
Olisintetik juga melapisi lebih baik dan mampu menjangkau kecelah bagian mesin lebih lanacar.Namun anda harus menebusnya dengan harga yang mahal.

Contoh membaca nilai oli yang umum di negara tropis
SAE 15W-40
Society of Automotive Engineer 
W adalah winter
Jadi contoh diatas jika oli dalam keadaan dingin memiliki nilai kekentalan 15 
Jika panas memiliki kekentalan 40


Nah itulah tips jika anda bingung memilih oli yang terbaik.Merk apapun yang penting ori dan sesuai dengan jenis kendaraan dan daerah anda.

Namun jika di daerah bersalju maka akan bertuliskan SAE 5W yang memiliki arti oli mampu berkerja dengan optimal sampai batas suhu minus 5 derajat celcius.Semakin tinggi nilainya semakin oli itu mampu bekerja di kondisi lebih dingin.