Total Modal Membangun Blog Sampai Menghasilkan, Tanpa Mengetik Artikel Sendiri


Total modal membangun blog sampai menghasilkan, tanpa mengetik artikel sendiri. 

Blog, di era sekarang merupakan salah satu ladang uang yang menjanjikan. Dengan catatan, jika Anda sebagai blogger bisa mengelolanya.
Yang menggiurkan, menjadi blogger bisa saja dimulai tanpa modal. Anda bisa menggunakan blog gratisan seperti blogspot atau wordpress, dan menulis artikel sendiri sampai blog Anda tercatat aktif oleh Google dan bisa meraup pundi-pundi uang.

Bukan mustahil, bahkan blogger kelas dunia, Linda Ikeji, telah membuktikannya. Total modal membangun blog Linda bisa dikatakan nol rupiah. 

Namun, setiap hari selama lima tahun pertama, dia konsisten menulis minimal 25 artikel untuk blognya. Barulah setelah lima tahun, Linda Ikeji bisa menikmati 5 milyar pertama dari blog.

Butuh usaha besar dan tentunya konsisten yang sulit, bukan? Tenang saja, jika Anda ingin blog lebih cepat menghasilkan, tapi tidak segigih Linda Ikeji, maka keluarkanlah modal. 

Untuk apa? Berikut ulasannya!

Sewa atau Beli Domain
Top Level Domain atau TLD adalah nama khusus yang bisa dicustom untuk blog Anda, misalnya kedirikuliner.com. Menggunakan domain gratisan seperti blogspot memang sah-sah saja, tapi kredibilitasnya akan diragukan Google. 

Beli TLD bisa masuk dalam total modal membangun blog yang sifatnya jangka panjang, biasanya bulanan atau tahunan.

Jadi, selama blog Anda masih aktif, maka setiap perpanjangan TLD akan dikenakan biaya. Tidak mahal, paling tidak di kisaran Rp100 ribu sampai Rp300 ribuan tergantung Anda beli domain di mana.


Sewa Hosting
Total modal membangun blog selanjutnya adalah untuk menyewa hosting. Hosting berfungsi untuk menyimpan data-data blog Anda.

 Anda bisa juga menggunakan hosting gratisan. Sama seperti TLD, menyewa hosting juga sifatnya jangka panjang. Jadi, Anda perlu mengeluarkan uang setiap periode sewanya perlu diperpanjang. Kisarannya sama seperti TLD.

Membeli Template
Memang banyak sekali template gratis dari berbagai platform blog yang dapat digunakan. 

Namun, template semacam ini tentu sudah banyak digunakan oleh banyak orang. Selain itu, tampilannya juga standar dan biasa saja.

Jika ingin tampilan blog Anda terkesan profesional, belilah template sesuai dengan niche blog. Memang perlu modal, tapi hanya sekali saja jika Anda tidak ingin gonta-ganti template. Harga template pun beragam, mulai dari puluhan hingga ratusan ribu rupiah. Ini masuk dalam total modal membangun blog.

Membeli Artikel
Jika tidak ingin mengetik sendiri, Anda bisa memanfaatkan jasa penulis artikel. Memang harus keluar modal, tapi Anda cukup duduk manis saja. 

Sebut saja dalam satu minggu Anda butuh 100 artikel, dengan harga Rp10 ribu per artikel. Bisa diperkirakan sendiri ya, berapa pengeluaran untuk artikel dalam satu bulan?

Modal Promosi
Total modal membangun blog selanjutnya adalah untuk promosi. Promosi bisa jadi jalan ninja agar blog Anda cepat dikenal. Anda bisa menggunakan sistem iklan di sosial media seperti Facebook Ads atau IG Ads. 

Harganya bisa disesuaikan dengan frekuensi iklan Anda. Bagaimana, sudah punya gambaran berapa modal yang harus dikeluarkan untuk membangun blog Anda?

Kesimpulan :
Total membangun blog dalam satu tahun sampai setidaknya menghasilkan uang dari adsense :

Membeli domain : 200 ribu
Membeli artikel : 300 ribu / bulan ( selama tahun )
Membeli template :  200 ribu

Total : 4 juta saja dengan 300an artikel berdomain dan template premium.